Enabling TRIM on Thrid Party SSD – MacOS

By default kalo kita ganti storage macbook / imac yang standarnya masih make HDD dengan tipe SSD , si MacOS gak otomatis menghidupkan fitur yang namanya TRIM

caranya gampang tinggal buka terminal , lalu ketik ( eh tapi jgn lupa pasang SSD nya dulu wkwkwkw )

sudo trimforce enable

masukin password ( karena kita ngejalanin make sudo ) lalu tekan return , udah deh..

kalo mau disable tinggal

sudo trimforce disable

Hmmmm.. kapan yah bisa ganti SSD juga biar ngacirrrrrr.. Kemaren sempet nyobain punya temen yang minta tolong buat masangin SSD di macbook pro 15″ nya sekalian setting os , migrasi data , setting TRIM , dll , seehhhhhh booting nya dari cold start cuman butuh 20 detik 😀 gak sampe 20 detik malahan kayaknya

Advertisements

Classic Start Menu on Windows 8

Yang make windows 8 pasti kadang suka kepikiran gimana sih cara balikin start menu balik lagi jadi kayak versi windows sebelumnya.. Entah karena udah kebiasaan , kangen , udah pewe , atau emang Metro UI di Windows 8 terasa ampass gagal gatot gembel jelek gajls caur kayak maho  gak efisien ? entahlah 😀 saya sendiri juga kurang suka dengan start menu yang ada di Windows 8 , yang mana juga pas dia selesai booting langsung yang nongol si start menu tadi bukan desktop , waktu itu pernah coba di komputer punya temen yang kebetulan minta disetting karena driver wireless nya ngaco.. :p

Sebenernya di Windows 8.1 kalo diperhatiin udah ada sedikit revisi , jadi pas selesai booting & login , langsung ke desktop gak ke metro start menu nya lagi dan dikasih button start dipojok sebelah kiri bawah layar , kalo di windows 8 kan engga ada tuh , cuman ada di charm bar nya aja.. Tapi tetep pas dipencet itu start menu nya model Metro UI hahahah

Nah sebenernya ada beberapa workaround nya yang pernah saya lakukan pas iseng” sotoy beberapa tahun yang lalu pas ga lama Windows 8 rilis 🙂

Kalo di Windows 8 Developer preview caranya sangat mudah , tinggal delete shsxs.dll , namun di Consumer preview dan public final release kayaknya udah gak bisa , start menu nya udah jadi satu dalem explorer.exe

Solusinya ribetnya , klik kanan taskbar > new toolbar > masukan %ProgramData%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs pada isian path > klik button select

Nah , muncul lagi masalah , gak semua program ke-list di toolbar bikinan tadi , karena aslinya start menu itu ngambil shortcut dari 2 tempat yang berbeda , kalo yang tadi dibuat itu yang sifatnya system-wide , per-user program itu lokasinya ada di %AppData%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs , jadi bisa dibikin toolbar kedua yang mengarah ke %AppData% atauuuuuu , buat satu folder yang isinya shortcut semua program dan arahkan toolbar buatan tadi ke folder tsb. ( maaf banget gada skrinsut nya , tapi gampanglah pasti paham heheheh )

Solusi keduanya gampangnya , tinggal install aja ViStart hahahah selesai langsung nongol dah tuh button start dan start menu ala windows 7 nya , cuman waktu itu drawback dari ViStart ini yaitu nggak bisa customize folder yang distart menu nya , gak bisa locate dimana si ViStart nyimpen informasi shortcut menu nya , gak bisa klik kanan buat nampilin option juga.. Palingan itu doang sih kekurangannya , gak tau juga apakah sekarang ada update jadi udah bisa apa belom

Oh ya , pernah denger juga yang namanya ClassicShell , tapi yang ini belom pernah coba

Udah ah segini dulu , lanjuuuuuuutz

Cara Memblokir Web / Situs Tertentu Menggunakan Layer7 Protocol di MikroTik

Sekilas ttg. Layer7 Protocol , jadi si protokol layer7 ini adalah metode untuk mencari pola dalam ICMP / TCP / UDP stream atau bisa disebut dengan regex pattern.

Seperti yang dibilang wiki nya sendiri , layer7 mencocokan 10 paket koneksi pertama atau 2KB koneksi pertama dan mencari pattern yang sesuai. Kalo pola ini tidak ditemukan dalam data yang tersedia maka matcher tidak memeriksa lebih lanjut dan akan dianggap unknown connections.

Lanjut , misal mau blokir beberapa situs media sosial ( facebook.com / twitter.com / instagram.com / etc. )

  1. Pastikan situs yang mau kita blok bisa kebuka dulu ( facebook.com / twitter.com / instagram.com / etc. )
  2. Cek ip address device yang mau kita blok ( ipconfig /all buat windows , ifconfig buat linux / unix based machine )
  3. Masuk Winbox > IP > Firewall > Layer7 Protocol , lalu buat rule regex baru , dengan mengklik icon add
  4. Beri nama rule nya ( misal sosial_media ), kemudian masukan scriptnya seperti dibawah ini ( dapat ditambahkan sesuai kebutuhan masing – masing )
    ^.+(facebook.com|twitter.com|instagram.com|spotify.com).*$
  5. Lanjut ke rule firewall nya , buat rule baru dengan chain forward src-address berisi ip address device yang mau kita blok
  6. Masih pada window New Firewall Rule , klik tab advanced kemudian pada Layer7 protocol , pilih rule media_sosial yang telah kita buat sebelumnya , lalu klik tab action pilih drop

Langsung test coba buka situs yang tadi lagi , kalau step nya udh bener harusnya dia ngga bisa kebuka 🙂

Penggunaan layer7 sangat bermanfaat ketika kita mau blok beberapa situs tertentu dengan berbeda kategori ( media sosial , chatting , file sharing , dll ) pada suatu ip tertentu / address list yang sudah dikelompokan sebelumnya di firewall mikrotik , ketimbang masukin satu – satu alamat web nya lewat kolom isian content di firewall , kebayang kan gempor nya , hahahahah

 

 

 

 

referensi : http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:IP/Firewall/L7

MikroTik CAPsMAN – Client to Client Forwarding

Okay so , semenjak upgrade CCR ke RouterOS v 6.37 entah kenapa semua perangkat yang konek ke CAP yang telah dikonfigurasi menggunakan CAPsMAN ga bisa saling ngobrol / komunikasi , padahal sebelumnya bisa

skenarionya gini nih kira – kira

capsman1_visio

 

jadi misal si LAPTOP01 ada mau akses ke LAPTOP02 untuk suatu kebutuhan tertentu , keduanya sama – sama konek ke CAP yang sama dengan IP satu segment , tapi keduanya ga bisa saling melihat satu sama lain ( cant ping ), padahal ga ada batesan tertentu di firewall nya sendiri , begitupun misal si PDA01 mau akses ke PC01 atau ke perangkat yg konek ke cap 1 / 2 itu engga bisa

ternyata solusinya adalah cukup meng-enable ‘Client to Client Forwarding’ ditiap interface CAP nya melalui CAPsMAN

Caranya ternyata cukup mudah , masuk ke interface ( CAP ) yang mau kita ubah > Datapath > centang Client to Client Forwarding

capsman1

 

dan bisa coba langsung test ping dari client masing – masing yang konek ke cap tsb. harusnya udh bisa reply

dah gitu aja ternyata , tapi bingungnya bukan main buat nemuin the culprit behind this wkwkwkw maklum masih newbie 😀 padahal sebelumnya tanpa diutak atik udh bisa komunikasi secara default , apa ini termasuk bagian update di v6.37 sehingga ada yang namanya wireless client isolation yang merupakan bagian dari security ? entahlah ane juga belum tau pasti 😛

 

 

ref : http://forum.mikrotik.com/viewtopic.php?t=100776#p501277

 

 

 

Change Windows System Wide Proxy with Batch Script

Just stumbled upon a useful script that can be executed with batch script on windows to change system wide proxy setting ( IE > Internet Options > Connections > LAN Settings )

This can be useful when u have hundred computer on a domain network ( for example let say we have 300 computers ) and u need to change the proxy setting in no time yeah that would be pain in the ass if u had to manually change them one by one , u can just add it to the default startup script on the AD

To setup , open ur text editor , and here’s to enable the proxy

setlocal
set SUBKEY=Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v MigrateProxy /t REG_DWORD /d 0x1
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyEnable /t REG_DWORD /d 0x1
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyServer /t REG_SZ /d "x.x.x.x:p"
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyOverride /t REG_SZ /d "<local>"
endlocal

Remember to replace x.x.x.x:p with the IP address and port of ur desirable proxy server..

And to disable

setlocal
set SUBKEY=Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
reg delete "HKCU\%SUBKEY%\Connections" /f
reg add    "HKCU\%SUBKEY%" /f /v MigrateProxy /t REG_DWORD /d 0x1
reg add    "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyEnable /t REG_DWORD /d 0x0
reg delete "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyServer
reg delete "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyOverride
endlocal

Then , save the files as .bat

 

Tested on Windows XP & Windows 7 , but this should be work in Vista and later version of Windows too…

 

Oh yeah , previously i also write about changing proxy setting via registry script , but that method requires user intervention to do so unlike this one 😀

Autostart Virtual Machine on VMWare ESX

As we know earlier , if the host ( ESX ) has been turned off whether it’s properly turned off or restarted without normal procedure , when the host has been started again all the VM inside the host will not started automatically , this is the default setting by the ESX i think

So , in order to make all the VM inside the host started automatically , this can be done via vSphere client

  1. Open & login with administrative account to your vSphere client
  2. Select Configuration tab > Virtual Machine Startup / Shutdown > Properties1
  3. Make sure to check the ‘Allow virtual machines to start and stop automatically with the system’
  4. Select the VM , and choose the desirable order with move up button in the startup order to Automatic Startup group , then click OK button2
  5. The default delay for startup & shutdown for each VM is ‘120 Seconds’

 

 

 

Hope this helps..

SSH/SCP connection error: Lost connection – Double Take Availability for VMWare Infrastructure

Jadi kan skenario nya di tempat ane kerja sekarang ada 2 buah ESX yang saling replikasi menggunakan DTAVI , sebut aja ESX01 to ESX02

Nah karena kemarin ada insiden mati listrik tiba – tiba dan UPS juga keburu out of juice , ESX02 ikutan mati juga tiba – tiba dan ketika dinyalahkan kembali muncul error seperti ini saat booting

File_001

error log nya kira – kira seperti ini nih

File_000 (2)

udah coba beberapa cara kayak disini dan ini juga , but still no luck , ga tau juga apa mungkin ane aja yg masih meraba – raba juga untuk step yang diberikan

Akhirnya coba re-install ESX nya , tapi dengan pilihan Preserve VMFS saat instalasi supaya VM replikasi yg sebelumnya ga ilang , oh ya arah instalasi , nama ESX dan setting network jangan lupa untuk disamakan dengan yg sebelumnya

Setelah proses instalasi kelar , pastikan semua setting kayak host name , setting network udah sama kayak sebelumnya dan langsung cek datastore nya , untuk mastiin datanya masih ada yg sebelumnya , harus nya tetep ada kalo kita Preserve VMFS saat instalasi..

Pas udah konek , data masih ada , muncul lg satu masalah pas di DTAVI nya muncul error  kayak begini pas mau mulai replikasi ,

Cannot authenticate user root

Dugaan pertama yaitu , SSH client & server nya belom dinyalahin di ESX yang baru aja di re-install , this can be done lewat configuration > security profile > properties > ceklis SSH Client & SSH Server dan jangan lupa juga karena kondisinya make user root , ubah settingan di sshd_config agar root bisa login lewat SSH 

Ga selesai sampe disitu nongol lagi error begini pas jalanin replikasi

SSH/SCP connection error: Lost connection, response from server

Solusinya masuk ke ESX01 , lalu cd ke /root/.ssh/known_hosts , hapus atau disable known host yang udah ada sebelumnya , nih contoh entry nya kayak begini nih

esx5.support.local,xxx.xxx.xxx.xxx ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABIwAAAIEAtbk3uEb6V6p5o06IyT1QU6Q6/G1bW49XyyP/lxgAmxsjNRYZTIaLzMyJshKIQSh5r0fnj36Msk5A7t0poOIHYr1ifTBye/86yfPPVZWiGdeY4rZA9H04oGCyaadObOW7h5lfYAsgqtH92gCHOcvnexLwmDGJKV9sBpYqP

Coba jalanin lagi replikasi nya and voila !

Bisa ditarik kesimpulan sotoy bahwa :

  1. SSH Client & Server harus dalam posisi enable & running pada kedua ESX yang saling replikasi
  2. Pastikan user yang kita pake di-allow untuk login lewat SSH
  3. Hapus / disable ID RSA ( security key ) ESX target pada source ESX , biar nanti bisa create ulang , karena key yang sebelumnya sudah obsolete ( kondisi ini terjadi karena kita re-install ESX target backupnya sehingga ESX source ga ngenalin key nya , padahal host & target IP nya sama persis )

 

Sekian..