Find and Replace All Comments Author in Microsoft Excel

Kalau ganti username di Ms. Office , comments lama kan tetep gak keganti tuh , nah i found a little workaround to solve this 😀

Pastikan VB for application tidak terdisable

Tekan ALT + F11 untuk buka VB Editor , kemudian copy paste script dibawah ini

Sub ChangeCommentName()
Dim xWs As Worksheet
Dim xComment As Comment
Dim oldName As String
Dim newName As String
xTitleId = "ganti komen tjoyyyy"
oldName = InputBox("Nama Lama", xTitleId, Application.UserName)
newName = InputBox("Nama Baru", xTitleId, "")
For Each xWs In Application.ActiveWorkbook.Worksheets
    For Each xComment In xWs.Comments
        xComment.Text (Replace(xComment.Text, oldName, newName))
    Next
Next
End Sub

Tekan F5 untuk menjalankan code tersebut , lalu akan muncul kotak dialog isian pertama ( Nama Lama ) yang mengharuskan kita menginput kata ( dalam hal ini ialah nama author comments ) yang existing yang mau dirubah, tekan OK

Lalu , muncul kotak dialog isian kedua ( Nama Baru ) yang mengharuskan kita menginput nama baru , sama kayak yang pertama kita input terus tekan OK. Harusnya sudah keubah semua dengan nama baru yang telah kita tentukan tadi

 

 

 

Done , lanjut utuban 🤣🤣

Advertisements

Bypass Windows UAC – RunAsInvoker

Bypass UAC ketika running program

cmd /min /C "set __COMPAT_LAYER=RUNASINVOKER && start "" "%1""

Perlu diingat bahwa ini bypass UAC only , bukan berarti bypass agar jadi run as admin ya 😅 mentang – mentang UAC nya dilewatin…

Jadi tetap dijalankan dengan privileges yang digunakan , hanya meng-ignore atau mem-bypass elevation request dari si aplikasi yang ingin dijalankan

Mudahnya , jika kita menjalankan RunAsInvoker dalam keadaan elevated , maka aplikasi tsb akan jalan dengan keadaan elevated , begitupun sebaliknya

Wait.. ini sama aja kayak disable UAC kan ya ? 🤔

 

 

 

ref :

https://blogs.msdn.microsoft.com/oldnewthing/20161117-00/?p=94735
https://www.mmo-champion.com/threads/2188073-Bypass-administrator-rights-with-quot-Runasinvoker-quot

RunAsAdmin – Menjalankan Aplikasi Sebagai Administrator Pada User Non-Admin di Windows

Setelah sekian lama ga update akhirnya bisa share sesuatu lagi , karena sibuk ini itu , sibuk mikirin ini itu , sibuk kegiatan ini itu , phewwww banyak banget yg dilewatin dah pokoknya huhuhu apa kabar wish list yang kemarin , loh jadi curhat 😥

Jadi sesuai judul , misal ada suatu aplikasi kayak photoshop cs3 portable yang dimana butuh hak akses admin untuk ngejalaninnya , nah the problem is user yang dipakai adalah non admin atau bisa disebut standard user

Normally , tinggal kita daftarkan sebagai grup administrator user non admin tersebut , but it means user itu udah bukan standard user lagi dong , dia udah punya akses admin yang bisa merubah settingan yang bersifat system wide kayak settingan network , install / uninstall aplikasi , edit registry , dll. Hahahah pasti kalian para sys admin atau manager IT sangat tidak setuju membiarkan account user menjadi admin , even it’s an local admin 😛

Sedangkan yang dibutuhkan cuman 1 aplikasi aja

Gimana cara si standard user itu ngejalanin aplikasi tersebut tanpa harus jadi grup administrator ?

Buka notepad kemudian tinggal crot

@echo off
runas /user:ComputerName\Administrator /savecred "C:\Path\To\Program.exe"
@pause

Dimana ComputerName adalah Nama Komputer lalu “C:\Path\To\Program.exe” adalah letak executable nya , oh ya pastikan account administrator udah di enable ya

Terus save as file nya to .bat ( dalam kasus ini file batch tersebut dinamakan nama aplikasi yang ingin dijalankan ) baiknya save ke tempat yang sama di direktori .exe yang mau dijalankan

Kemudian , buat shortcut di Desktop yang mengarah ke file .bat tersebut , ganti ikon nya juga bila perlu agar sama dengan aplikasi yang mau dijalankan , biar enak diliat mata hahaha

Buka file .bat tersebut melalui shortcut yang udah dibuat atau langsung klik file .bat nya kemudian akan muncul command prompt yang minta password seperti dibawah ini

3082018tinggal masukin password administrator nya kemudian crot

Nah password admin ini hanya ditanya sekali lalu akan tersimpan ke Windows Credential Manager , jadi untuk selanjutnya hanya cukup jalankan .bat tersebut saja

😺

 

Classic Start Menu on Windows 8

Yang make windows 8 pasti kadang suka kepikiran gimana sih cara balikin start menu balik lagi jadi kayak versi windows sebelumnya.. Entah karena udah kebiasaan , kangen , udah pewe , atau emang Metro UI di Windows 8 terasa ampass gagal gatot gembel jelek gajls caur kayak maho  gak efisien ? entahlah 😀 saya sendiri juga kurang suka dengan start menu yang ada di Windows 8 , yang mana juga pas dia selesai booting langsung yang nongol si start menu tadi bukan desktop , waktu itu pernah coba di komputer punya temen yang kebetulan minta disetting karena driver wireless nya ngaco.. :p

Sebenernya di Windows 8.1 kalo diperhatiin udah ada sedikit revisi , jadi pas selesai booting & login , langsung ke desktop gak ke metro start menu nya lagi dan dikasih button start dipojok sebelah kiri bawah layar , kalo di windows 8 kan engga ada tuh , cuman ada di charm bar nya aja.. Tapi tetep pas dipencet itu start menu nya model Metro UI hahahah

Nah sebenernya ada beberapa workaround nya yang pernah saya lakukan pas iseng” sotoy beberapa tahun yang lalu pas ga lama Windows 8 rilis 🙂

Kalo di Windows 8 Developer preview caranya sangat mudah , tinggal delete shsxs.dll , namun di Consumer preview dan public final release kayaknya udah gak bisa , start menu nya udah jadi satu dalem explorer.exe

Solusinya ribetnya , klik kanan taskbar > new toolbar > masukan %ProgramData%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs pada isian path > klik button select

Nah , muncul lagi masalah , gak semua program ke-list di toolbar bikinan tadi , karena aslinya start menu itu ngambil shortcut dari 2 tempat yang berbeda , kalo yang tadi dibuat itu yang sifatnya system-wide , per-user program itu lokasinya ada di %AppData%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs , jadi bisa dibikin toolbar kedua yang mengarah ke %AppData% atauuuuuu , buat satu folder yang isinya shortcut semua program dan arahkan toolbar buatan tadi ke folder tsb. ( maaf banget gada skrinsut nya , tapi gampanglah pasti paham heheheh )

Solusi keduanya gampangnya , tinggal install aja ViStart hahahah selesai langsung nongol dah tuh button start dan start menu ala windows 7 nya , cuman waktu itu drawback dari ViStart ini yaitu nggak bisa customize folder yang distart menu nya , gak bisa locate dimana si ViStart nyimpen informasi shortcut menu nya , gak bisa klik kanan buat nampilin option juga.. Palingan itu doang sih kekurangannya , gak tau juga apakah sekarang ada update jadi udah bisa apa belom

Oh ya , pernah denger juga yang namanya ClassicShell , tapi yang ini belom pernah coba

Udah ah segini dulu , lanjuuuuuuutz

MikroTik CAPsMAN – Client to Client Forwarding

Okay so , semenjak upgrade CCR ke RouterOS v 6.37 entah kenapa semua perangkat yang konek ke CAP yang telah dikonfigurasi menggunakan CAPsMAN ga bisa saling ngobrol / komunikasi , padahal sebelumnya bisa

skenarionya gini nih kira – kira

capsman1_visio

 

jadi misal si LAPTOP01 ada mau akses ke LAPTOP02 untuk suatu kebutuhan tertentu , keduanya sama – sama konek ke CAP yang sama dengan IP satu segment , tapi keduanya ga bisa saling melihat satu sama lain ( cant ping ), padahal ga ada batesan tertentu di firewall nya sendiri , begitupun misal si PDA01 mau akses ke PC01 atau ke perangkat yg konek ke cap 1 / 2 itu engga bisa

ternyata solusinya adalah cukup meng-enable ‘Client to Client Forwarding’ ditiap interface CAP nya melalui CAPsMAN

Caranya ternyata cukup mudah , masuk ke interface ( CAP ) yang mau kita ubah > Datapath > centang Client to Client Forwarding

capsman1

 

dan bisa coba langsung test ping dari client masing – masing yang konek ke cap tsb. harusnya udh bisa reply

dah gitu aja ternyata , tapi bingungnya bukan main buat nemuin the culprit behind this wkwkwkw maklum masih newbie 😀 padahal sebelumnya tanpa diutak atik udh bisa komunikasi secara default , apa ini termasuk bagian update di v6.37 sehingga ada yang namanya wireless client isolation yang merupakan bagian dari security ? entahlah ane juga belum tau pasti 😛

 

 

ref : http://forum.mikrotik.com/viewtopic.php?t=100776#p501277

 

 

 

Change Windows System Wide Proxy with Batch Script

Just stumbled upon a useful script that can be executed with batch script on windows to change system wide proxy setting ( IE > Internet Options > Connections > LAN Settings )

This can be useful when u have hundred computer on a domain network ( for example let say we have 300 computers ) and u need to change the proxy setting in no time yeah that would be pain in the ass if u had to manually change them one by one , u can just add it to the default startup script on the AD

To setup , open ur text editor , and here’s to enable the proxy

setlocal
set SUBKEY=Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v MigrateProxy /t REG_DWORD /d 0x1
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyEnable /t REG_DWORD /d 0x1
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyServer /t REG_SZ /d "x.x.x.x:p"
reg add "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyOverride /t REG_SZ /d "<local>"
endlocal

Remember to replace x.x.x.x:p with the IP address and port of ur desirable proxy server..

And to disable

setlocal
set SUBKEY=Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
reg delete "HKCU\%SUBKEY%\Connections" /f
reg add    "HKCU\%SUBKEY%" /f /v MigrateProxy /t REG_DWORD /d 0x1
reg add    "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyEnable /t REG_DWORD /d 0x0
reg delete "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyServer
reg delete "HKCU\%SUBKEY%" /f /v ProxyOverride
endlocal

Then , save the files as .bat

 

Tested on Windows XP & Windows 7 , but this should be work in Vista and later version of Windows too…

 

Oh yeah , previously i also write about changing proxy setting via registry script , but that method requires user intervention to do so unlike this one 😀

SSH/SCP connection error: Lost connection – Double Take Availability for VMWare Infrastructure

Jadi kan skenario nya di tempat ane kerja sekarang ada 2 buah ESX yang saling replikasi menggunakan DTAVI , sebut aja ESX01 to ESX02

Nah karena kemarin ada insiden mati listrik tiba – tiba dan UPS juga keburu out of juice , ESX02 ikutan mati juga tiba – tiba dan ketika dinyalahkan kembali muncul error seperti ini saat booting

File_001

error log nya kira – kira seperti ini nih

File_000 (2)

udah coba beberapa cara kayak disini dan ini juga , but still no luck , ga tau juga apa mungkin ane aja yg masih meraba – raba juga untuk step yang diberikan

Akhirnya coba re-install ESX nya , tapi dengan pilihan Preserve VMFS saat instalasi supaya VM replikasi yg sebelumnya ga ilang , oh ya arah instalasi , nama ESX dan setting network jangan lupa untuk disamakan dengan yg sebelumnya

Setelah proses instalasi kelar , pastikan semua setting kayak host name , setting network udah sama kayak sebelumnya dan langsung cek datastore nya , untuk mastiin datanya masih ada yg sebelumnya , harus nya tetep ada kalo kita Preserve VMFS saat instalasi..

Pas udah konek , data masih ada , muncul lg satu masalah pas di DTAVI nya muncul error  kayak begini pas mau mulai replikasi ,

Cannot authenticate user root

Dugaan pertama yaitu , SSH client & server nya belom dinyalahin di ESX yang baru aja di re-install , this can be done lewat configuration > security profile > properties > ceklis SSH Client & SSH Server dan jangan lupa juga karena kondisinya make user root , ubah settingan di sshd_config agar root bisa login lewat SSH 

Ga selesai sampe disitu nongol lagi error begini pas jalanin replikasi

SSH/SCP connection error: Lost connection, response from server

Solusinya masuk ke ESX01 , lalu cd ke /root/.ssh/known_hosts , hapus atau disable known host yang udah ada sebelumnya , nih contoh entry nya kayak begini nih

esx5.support.local,xxx.xxx.xxx.xxx ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABIwAAAIEAtbk3uEb6V6p5o06IyT1QU6Q6/G1bW49XyyP/lxgAmxsjNRYZTIaLzMyJshKIQSh5r0fnj36Msk5A7t0poOIHYr1ifTBye/86yfPPVZWiGdeY4rZA9H04oGCyaadObOW7h5lfYAsgqtH92gCHOcvnexLwmDGJKV9sBpYqP

Coba jalanin lagi replikasi nya and voila !

Bisa ditarik kesimpulan sotoy bahwa :

  1. SSH Client & Server harus dalam posisi enable & running pada kedua ESX yang saling replikasi
  2. Pastikan user yang kita pake di-allow untuk login lewat SSH
  3. Hapus / disable ID RSA ( security key ) ESX target pada source ESX , biar nanti bisa create ulang , karena key yang sebelumnya sudah obsolete ( kondisi ini terjadi karena kita re-install ESX target backupnya sehingga ESX source ga ngenalin key nya , padahal host & target IP nya sama persis )

 

Sekian..