Menampilkan File yang Tersembunyi Oleh Virus

Pernah kejadian flashdisk / memory card / removable drives terkena infeksi virus lalu file yang kita simpan pada media tersebut menghilang ? Padahal sudah scanning menggunakan software AV , settingan pada folder options pun sudah show hidden & operating system files tapi hasil nya nihil , setelah cek kapasitas storage media tersebut masih ada space yang ter-occupied pada media tersebut

Berarti kan sebenernya file nya masih ada tuh disana , cuman ga kebaca karena masih hidden aja tuh attribute nya

Nah cara balikinnya , cukup buka command prompt , lalu masuk ke direktori drive tersebut , lalu ketik syntax berikut

attrib -s -h -r /s /d

Setelah itu , coba langsung tengok kembali ke media yang tadi , pasti udah nongol tuh file nya , hehehe , jangan lupa re-scan ulang menggunakan AV dan backup file yang terdapat pada media tersebut

 

 

 

referensi : http://visihow.com/Show_Hidden_Files_Using_Command_Prompt

Advertisements

Melihat Password Wi-Fi yang Tersimpan pada Android

Kali ini akan sedikit berbagi catetan , lagi – lagi tentang melihat password wi-fi 😀 kalo sebelumnya itu di Mac , kali ini di Android ( dalam hal ini menggunakan Xperia Z , running OS Lollipop 5.1.1 , kondisi sudah di root )

Enaknya kalau udah root , kita ga perlu lagi tuh connect ke PC buat akses lewat ADB untuk mencari file password tersebut , yang diperlukan cuman 2 aja , yaitu :

  1. Firmware yang sudah root
  2. Root Explorer

Caranya :

  1. Buka Root Explorer
  2. Masuk ke data/misc/wifi
  3. Perhatikan file wpa_supplicant.conf , buka file tersebut dengan built-in text viewer Root Explorer , perhatikan bag. SSID & PSK ( dimana SSID ialah SSID Name , PSK adalah password yang kita cari )Screenshot_2016-01-11-23-33-49

Nah , kalau misalnya wpa_supplicant.conf nya ga bisa dibuka langsung , copy file tersebut ke sd card atau ke home folder atau bebas yang sekira nya kita bisa akses RW pada direktori tsb. 🙂

 

 

 

referensi : http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=2207962

Error SSL ketika Accessing Zimbra via Firefox 43

 

Selamat Siang , Salam Hangat Penuh Semangat 😀

Pastinja udah tau dong gimana meriah nya hari senin , disambut dengan alarm yang meriah saat pagi hari , jalanan ibukota yang tak kalah meriah , beserta sambutan pekerjaan dihari senin yang sungguh meriah , pokoknya tau lah yah gimana indahnya hari senin sebagai IT

Suasana meriah itu diperparah lagi dengan zimbra tiba – tiba ga bisa diakses , muncul SSL error , kayak contoh gambar dibawah ini nih

seketika , suasana yang meriah itu diperparah dengan error diatas , maka jadilah senin yang sangat indah , terasa kehidupan lengkap sudah… LEBAY

workaround temporary nya adalah , ketik about:config pada address bar firefox , lalu search 2 line ini satu per satu , ubah value boolean nya menjadi false

  • security.ssl3.dhe_rsa_aes_128_sha
  • security.ssl3.dhe_rsa_aes_256_sha

sebenernya workaround ini ga recomended karena settingan default pada mozilla versi 43 tersebut untuk men-disable chiper pada LogJam vulnerabilities  ,

Jadi , bisa ditarik kesimpulan bahwa Zimbra yang sekarang kantor pake udah minta update , tapi ya biar cepet pake cara ini dulu dah

 

Ya gitu dah sedikit celotehan pada hari senin , sekian

 

 

referensi :

Deleting Individual Files on Trash Mac OS X 10.10.5 ( Yosemite )

Biasanya di OS X kalo delete file kan tinggal klik kanan move to trash atau CMD + delete , nah file nya langsung pindah  ke dalam trash

Masalahnya kalo kita punya beberapa file dalam trash dan mau menghapus beberapa file saja ditrash itu ga ada pilihannya di OS X , beda dengan windows yah ternyata. Di OS X adanya pilihan empty trash aja yang berarti menghapus semua file yang ada dalam trash

Iseng iseng sotoy , nemu caranya juga supaya bisa ngapus salah satu file dalam trash

Caranya

  1. Buka terminal , ketik ‘rm -rf ‘ tanpa tanda kutip dan sisakan satu karakter berupa spasi diakhirannya 
  2. Buka Trash
  3. Drag & Drop salah satu atau beberapa file yang akan kita delete ke terminal
  4. Tekan return / enter pada keyboard
  5. File yang kita pilih tadi sudah ter-delete deh

Screen Shot 2016-01-10 at 10.51.51 PM

gampang yah ternyata hahaha , baru tau caranya selama ini

 

 

 

referensi :

Instalasi OS Raspberry Pi Menggunakan Raspbian

Kali ini akan sharing sedikit mengenai RasPi , yang merupakan sebuah sebuah komputer mini yang berjenis SBC dan pastinja benda yang satu ini lebih berguna daripada BlackBerry , hahahaha

Langsung aja , yang diperlukan adalah

  • RPi nya
  • SD Card dengan kapasitas min. 4 GB , lebih baik pake yg class 10 yah , berhubung tempat bernaung nya OS juga disini , jadi butuh capability read write random & sequintal yang mumpuni biar kaga ngelag
  • Kabel HDMI / bisa pake HDMI to VGA converter
  • Monitor , keyboard & mouse USB , atau bisa juga pake converter PS/2 to USB
  • Adaptor 5V + kabel micro USB , buat supply power ke RPI nya

Nah kemudian download OS nya ( Raspbian ) , yang dibahas kali ini akan menggunakan NOOBS , kenapa make NOOBS ? karena prosesnya otomatis berupa wizard dalam bentuk GUI , ya sesuai namanya cocok banget for NOOBS a.k.a newbie , hahahah

Okay , software & hardware sudah siap , berikut langkah – langkahnya

  1. Format SD Card menggunakan file system FAT32
  2. Extract file NOOBS tadi yang udah kita download ke SD Card yang telah kita format
  3. Pasang RPi + Adaptor + Monitor + SD Card yang berisi NOOBS ke RPi
  4. Setelah booting NOOBS , akan tampil GUI untuk install Raspbian , tinggal klik ikon nya , lalu klik install , tungguin sambil bikin teh lalu…
  5. Udah deh keinstall Raspbian di RPi , gampang kan 🙂

 

Nah biasanya pas first time launch OS nya untuk configure OS nya bisa buka terminal lalu jalankan sudo raspi-config , namun kadang ada beberapa kondisi dia ga langsung boot ke GUI dan malah langsung masuk ke raspi-config 

dalam config ini kita bisa setting seperti overclock hardware , setting regional option , boot option , dll

Untuk mengatasi yang nggak mau langsung boot ke GUI bisa pilih menu boot options lalu pilih Desktop / Desktop Auto Login , terserah enaknya yang mana , tinggal pilh sesuai kebutuhan

Udah segini aja dulu , selamat berpetualang 🙂

11005026_778778488844238_1396945383_n

 

oh ya sedikit catatan , user account default admin untuk OS Raspbian adalah pi dengan password raspberry

 

 

referensi :

Changing Product Key Windows 7

Usually , ngubahnya kan tinggal klik kanan My Computer > Properties , lalu langsung liat dibagian activation tinggal klik change product key

Kadang , ada beberapa kondisi dimana pilihan change product key nya ngga tampil

Nah workaround nya adalah , buka command prompt ( run as admin ) , lalu ketik perintah berikut

slmgr.vbs -ipk 1234-5678-NNNN 

dimana 1234-5678-NNNN adalah product key baru yang akan dimasukan , abis itu tinggal diaktivasi deh menggunakan perintah

slmgr.vbs -ato

Tentunya harus ada sambungan internet yah supaya dapat di validasi oleh server microsoft.

Biasanya metode ini digunakan pada saat mau rubah product key PC hasil  cloning HDD yang pilihan change product key nya ga muncul 🙂

 

Referensi :